Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari

Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari
Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari
Assalamualaikum Wr.Wb
Hay Gays, ketemu lagi dengan blog islamagamaku45.id , nah berhubung kita manusia sebagai makhluk sosial pasti membutuhkan orang lain, termasuk tentang kerukunan ,Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari .Kali ini saya akan membahas apa sih itu Rukun , dan praktek rukun dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari.

Hidup Rukun adalah saling mengasihi,saling memaafkan,bantu membantu dan tolong menolong dalam kebaikan,kuat memperkuat,saling mendoakan yang baik dan kalau bertemu dengan seseorang di usahakan dengan wajah yang ceria – gembira , tidak punya unek-unek jelek,drengki,srei,iri hati , jail methakil.
Rukun itu merupakan buah baiknya akhlak , sedangkan sebaliknya buruknya akhlak berarti permusuhan dan perpecahan.

Rukun itu berakar pada hati yang bersih dari sifat yang tercela dan Rukun itu tercermin dari sifat saling mengasihi , saling menyayangi , saling ridho , saling memaafkan , bersatu hati dan bersaudara.

Sedangkan kalau saling membenci,dengi,iri hati,saling dendam dan budi tercela lainnya adalah sumber permusuhan dan perpecahan bahkakn sumber kejahatan.
Rukun itu juga sumber kesempurnaan Keimanan sesorang. Sesuai sabda Rosululloh S.A.W :

“ La tadkhulul jannata hatta tu’minu, wala tu’minu hatta tahabbu ... ( Riwayat Muslim ) “

Artinya :
kalian tidak bisa masuk ke dalam surga sehingga kalian beriman , dan kalian tidak beriman sehingga saling mengasihi.
Nah berarti rukun juga merupakan keimanan seseorang , jika seseorang itu ingin masuk surga maka harus saling rukun

Beberapa sikap dan prilaku yang perlu terus dikembangkan dalam pergaulan sehari-hari demi mewujudkan kerukunan antara lain :

1. Tidak menyakiti baik dengan ucapan maupun perbuatan.

Sabda Rosululloh S.A.W : yang dikatakan orang islam itu adalah seseorang yang orang islam lainnya selamat dari kejelekan lisan dan tangannya(perbuatannya) (Riwayat Bukhori)
Berarti sesama orang islam tidak boleh menyakiti saudaranya baik dengna ucapan maupun perbuatan

2. Berusaha berbuat baik kepada siapapun.

Sabda Rosululloh S.A.W : berbuat baiklah terhadap tetanggamu , maka kamu akan menjadi orang yang beriman ( Riwayat Tirmidzi )
Berarti , berbuat baiklah terhadap siapapun itu termasuk sikap kerukunan

3. Bersikap rendah hati dan tidak sombong.

Sabda Rosululloh S.A.W : Sesungguhnya alloh telah memberi wahyu kepadaku , Bahwasannya : Rendah hatilah kalian sehingga seseorang tidak berbuat congkak kepada seseorang yang lainnya ( Riwayat Ibnu Majah)

4. Menyayangi yang lebih muda dan mengaggungkan kepada yang lebih tua.

Nabi Bersabda : Bukanlah golonganku,seseorang yang tidak menyayangi anak kecil kami dan tidak mengaggungkan orang tua kami ( Riwayat Tirmidzi)

5. Menjaga diri, harta dan kehormatan saudaranya dari penganiayaan , baik yang dilakukan olelhnya maupun orang lain.

Sabda Rosululloh S.A.W : Orang islam adalah saudaranya orang islam yang lain,dia tidak boleh menghianatinya,tidak boleh mendustainya,dan tidak boleh menjatuhkhnnya.Setiap orang islam itu haram bagi orang islam yang lain , baik kehormatannya ,hartanya dan darahnya.Ketaqwaan ada disini (hati) .Telah cukup seseorang mendapatkan kejelekan (dosa) jikalau dia menganggap remeh pada saudaranya yang islam lainnya

6. Tidak punya rasa dengki dan iri hati.

Nabi Bersabda : Menjauhilah kalian dari sifat dengki,maka sesungghnya dengi itu melalap kabaikan (pahala) sebagaimana api melalap kayu atau nabi bersabda rumput kering

7. Tidak ngrasani/gibah (menggunjing kejelekan) bahkan berusaha menutupi aib saudaranya.

Nabi Bersabda : Barang siapa yang menutup aib orang islam di dunia maka alloh akan menutup aibnya di dunia dan di akhirot ( Riwayat Tirmidzi)

8. Senang menolong sesama saudara dan saling memaafkan.

Alloh selalu menolong hambanya selama hambanya menolong pada saudaranya ( Riwayat Tirmidzi )

9. Menjauhi su’udhon dan berusaha menghindarkan orang lain dari su’udhon terhadap dirinya.

Su’udhon itu berprasangka jelek.
Nabi bersabda : Menjauhilah kalian pada prasangka jelek , maka sesungghunya prasangka jelek itu lebih dustanya ucapan.Dan janganlah meneliti kejelakan dengan telinga , meneliti kejelekan dengan mata , saling dengki , saling berpaling dan saling marah.Dan jadilah kalian bersaudara Wahai hamba-hambanya allah ( Riwayat Bukhori )

Kesimpulan :

hidup itu kalau tidak rukun ya tidak tenang tidak damai tidak kondusif kondisinya , maka hiduplah rukun sesama umat agar hidup kita Barokah untuk beribadahpun nyaman damai tenang tentram , Sekian dari saya

 - Sumber CAI 2018
Wassalamualaikum Wr.Wb



6 Komentar untuk "Pengertian Rukun dan praktek Rukun Dalam sehari-hari"

1. Berkomentarlah dengan sopan dan santun
2. komentar selalu dimoderasi
3. boleh meninggalkan link aktif dengan catatan berkomentar sesuai
dengan topik yang dibahas
4. semua komentar negatif seperti hoax, menyinggung, sara, pornografi, politik, dan hal negatif lain akan dihapus