Akibat Maksiat Kepada Allah di Dunia Maupun di Ahirat



Assalamualaikum Wr.Wb

Hello Semuaa...Selamat datang di Islamagamaku45.id. Nah postingan sebelumnya telah membahas 3+ akibat maksiat kepada Allah. Kali ini adalah lanjutan tentang Akibat Maksiat kepada Allah di Dunia Maupun di Ahira.

Simak berikut ini, semoga kita terhindar dari kemaksiatan dan selalu di mudahkan ingat dengan Allah SWT dan menjadi hamba yang bersyukur.

Akibat Maksiat Kepada Allah di Dunia Maupun di Ahirat :

1. Maksiat Memperpendek Umur dan Menghapus Kebarokahan.

Pengertian ini tersirat dalam Firman Allah Dalam Surat An-Nahl Ayat 21
Artinya :
Mereka (orang-orang kafir) itu mati,bukanlah orang-orang yang hidup dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.

Dalam ayat tersebut,meskipun orang kafir itu hidup,Allah mengatakan mereka sebagai orang yang mati.Itu menunjukan bahwa hakikinya hidup itu adalah hidup yang digunakan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah.

Maka dapat disimpulkan bahwa,sebagaimana kebaikan dan ketaatan itu akan menambah umur,demikian pula kemaksiatan akan mengurangi umur. Umur manusia biasanya dihitung dari masa hidupnya.Padahal,kehidupan tidak akan bermakna kecuali untuk ketaatan kepada Allah serta mencari RidlaNya

2. Maksiat mematikan bisikan hati nurani dan menumbuhkan maksiat lain.


Maksiat dapat melemahkan hati dari kebaikan.Menguatkan kehendak untuk berbuat maksiat yang lainnya. Maksiat dapat memutuskan keinginan hati untuk bertaubat.Perhatikan Firman Allah berikut ini dalam surat An-Naml Ayat 24

Artinya :

Aku (burung hudhud) menjumpai Ratu Bilqis beserta kaumnya bersujud kepada matahari selain Allah,Syetan menghias-hiasi amalan mereka sehingga mencegah mereka dari jalan (kebenaran) maka mereka adalah orang-orang yang tidak mendapatkan petunjuk.

Dalam ayat tersebut diatas,Allah menunjukan bahwa ketika kemaksiatan itu diperbuat, maka syaitan akan menghias-hiasi amalan,sehingga kemaksiatan itu tampak indah,hati mendorong agar kembali bertaubat terus maksiat lagi dan lagi.

Hati sudah menjadi mati , tidak tahu lagi bahwa itu kejelakan , itu maksiat, itu dosa , itu dapat menjerumuskan ke neraka.

3. Pelaku maksiat akan menjadi pewaris umat yang pernah diadzab Allah SWT.


Homoseksual adalah warisan umat nabi Luth AS,perbuatan curang dengan mengurangi takaran adalah peninggalan kaum Syu’aib AS , kesombongan dimuka bumi dan menciptakan berbagai kerusakan adalah sifat dan perbuatan Fir’aun dan kaumnya.

Sedangkan takabur dan congkak merupakan warisan kaum Hud AS.dengan demikian bisa dikatakan ,bahwa pelaku maksiat jaman sekarang / Jaman Now ini adalah kaum yang memakai baju atau mencontoh umat terdahulu yang menjadi musuh Allah SWT .

Rosululloh bersabda dalam riwayat Ahmad tentang menyerupau suatu kaum :

“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum,maka dia termasuk golongannya”
 
Semoga kita bukan salah satu dari mereka..Aamiin...

4. Maksiat menimbulkan kehinaan.


Firman Allah SWT dalam surat Al-Hajj ayat 18

Artinya

Dan barang siapa yang dihinakan oleh Allah,maka tidak seorang pun yang memuliakannya.Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.


Kemaksiatan mengakibatkan kehinaan,sebaliknya ketaatan itu menghasilkan kemuliaan , firman Allah dalam surat Al-Hujurat ayat 13

Artinya :
Sesungguhnya lebih mulianya kalian disisi Allah adalah yang lebih bertakwanya kalian , Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi waspada.

5. Maksiat merusak Akal ( Pikiran ).

Apabila seseorang itu masih berakal sehat,maka akal sehatnya lah yang akan mencegahnya dari kemaksiatan kepada Allah.Dia akan berada dalam lindungan Allah,sementara malaikat menyaksikannya,Nasehat dalam Al-Qur’an mencegahnya , nasehat tentang kematian mencegahnya,dan nasehat tentang neraka pun mencegahnya.Bukankah Allah terlah berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 179

Artinya :

Dan sesungguhnya kami(Allah) jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia,mereka mempunyai hati,tetapi tidak dipergunakannya untuk memehami(ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat(tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternah,bahkan mereka lebih sesat lagi.Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Maka tidaklah seseorang melakukan maksiat keccuali akalnya telah hilang,dia tidak ubahnya sama dengan binatang.

6. Maksiat memasukan hamba dalam ancaman laknat Rosululloh SAW.

Rosululloh SAW melaknat perbuatan-perbuatan maksiat :

- Melaknat perbuatan Homoseksual,
- Melaknat perbuatan menyerupai laki-laki bagi perempuan,dan menyerupai perempuan bagi laki-laki,
- Melaknat perbuatan suap menyuap,
 - Melaknat orang yang makan Riba,
 - Melaknat orang yang mengkonsumsi arak dan narkoba,
 - Melaknat bancai/laki-laki yang menyerupai wanita,dan wanita tomboy yaitu yang menyerupai laki-laki dalam penampilan maupun sikapnya,
 - Melaknati suami yang menjimak dubur suaminya,
 - Melaknat orang yang mencela sahabat nabi,dst masih banyak lagi
 

7. Maksiat menghalangi Syafaat (pertolongan) Rosululloh SAW dan malaikat.


Firman Allah dalam surat Ghafir Ayat 9
(Malaikat-malaikat) yang memikul Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya,dan mereka beriman kepadaNya serta memintakan ampunan bagi orang-orang yang beriman,dan berdoa,”Ya tuhan kami,rahmat dan ilmuMu meliputi segala sesuatu,maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah engkau janjikan kepada mereka.dan keturunan mereka semua.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah keberuntukan yang besar.

8. Maksiat memalingkan perhatian Allah SWT.

Allah akan membiarkan orang yang terus-menerus melakukan maksiat , semakin jauh DariNya,dibiarkan berteman dengan Syaitan.Sebagai Firman Allah dalam surat Al-Hasyr ayat 19
Artinya :
Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.Mereka itulah orang-orang yang fasik(keluar dari ketaatan)


Search :
Akibat Maksiat Kepada Allah
Akibat Maksiat Kepada Allah di Dunia Maupun di Ahirat
Maksiat Memperpendek Umur dan Menghapus Kebarokahan
Maksiat mematikan bisikan hati nurani dan menumbuhkan maksiat lain
Pelaku maksiat akan menjadi pewaris umat yang pernah diadzab Allah SWT
Maksiat menimbulkan kehinaan
Maksiat merusak Akal ( Pikiran )
Maksiat memasukan hamba dalam ancaman laknat Rosululloh SAW
Maksiat menghalangi Syafaat (pertolongan) Rosululloh SAW dan malaikat
Maksiat memalingkan perhatian Allah SWT

Belum ada Komentar untuk "Akibat Maksiat Kepada Allah di Dunia Maupun di Ahirat"

Posting Komentar

jangan melakukan komentar yang spam di sini gays