Sukses Melalui Bisnis Online di Indonesia


Sukses Melalui Bisnis Online di Indonesia
Sukses Melalui Bisnis Online di Indonesia


Ilmu Barokah - Perkembangan bisnis on-line di Indonesia sangatlah pesat, hal ini menandakan di era globalisasi ini pemanfaatan teknologi informasi sudah mulai diakui keberadaannya. Bisnis on-line atau yang biasa disebut dengan e-commerce semakin banyak peminatnya. Hal ini dikarenakan perkembangan internet yang menyebabkan adanya perubahan perilaku konsumen.

Perkembangan Pengguna internet dari Tahun ke tahun.

Perkembangan Pengguna internet dari Tahun ke tahun
Perkembangan Pengguna internet dari Tahun ke tahun
Jumlah masyarakat Indonesia yang mengakses internet di era awal penggunaan internet di Indonesia tahun 1998-an berjumlah 500 ribu-an pengguna, tumbuh menjadi 42 juta pengguna di tahun 2010, tumbuh lagi menjadi 132.5 juta di tahun 2016. Di tahun 2020 menurut berbagai sumber pengguna internet di Indonesia akan mencapai angka 160 juta-an pengguna. Lebih dari setengah atau separuh dari populasi penduduk Indonesia akan menggunakan fasilitas internet dalama kehidupan sehari-harinya. Pertanyaannya berapakah pengguna internet di indonesia pada tahun 2030 ?.

Semakin melonjaknya pengguna internet serta semakin mudahnya menggunakan dalam mengaksesnya, berdampak pula dalam perubahan perilaku para pengguna internet. Perilaku dalam berkomunikasi berubah, lebih banyak menggunakan fasilitas on-line dan meda sosial, termasuk perilaku dalam hal berbelanja pun juga berubah. Semakin banyak pengguna internet yang berbelanja melalui on-line yang secara perlahan namun pasti menginggalkan dunia belanja off-line (konvensional). Tak bisa dipungkiri bahwa dunia e-commerce ini semakin lama akan semakin menjadi trend di dunia perbelanjaan nantinya. Tidak perlu lagi datang ke toko atau pasar atau mall untuk mendapatkan barang yang diinginkan, para pengguna e-commerce cukup di ruamh atau di kamar atau di kantor sudah bisa mendapatkan atau membeli barang yang diinginkannya.

Jumlah Pemakai E-Commerce dan Nilai Transaksi E-commerce di Indonesia.

Jumlah Pemakai E-Commerce dan Nilai Transaksi E-commerce di Indonesia
Jumlah Pemakai E-Commerce dan Nilai Transaksi E-commerce di Indonesia
Berdasarkan berbagai sumber referensi, jumlah pemakai e-commerce saat ini yang ada di Indonesia terus bertambah. Pada tahun 2017 saja jumlah pengguna e-commerce telah mencapai 28.3 juta dan di prediksi menyentuh angka 39.3 juta pada 2020. Sebuah angka yang sangat besar yang kita jangan sampai luput dalam mengambil manfaat dari tend ini. Bahkan menurut riset global dari Bloombreg menyatakan, pada tahun 2021 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat di aktivitas e-commerce, baik sebagai penyedia jasa market place (pasar on-line) atau sebagai penjual dan pembeli serta jasa-jasa penunjang lainnya.

Data yang telah dirilis dari Kemenkominfo menunjukan bahwa nilai transaksi toko on-line semakin meningkat dari tahun ke tahun berikutnya. Data Kemenkominfo menunjukkan bahwa data e-commerce yang tercatata pada tahun 2013 saja mencapai Rp 130 trilyun, sebuah angka yang cukup fantastis dan angka inipun akan semakin meningkat dan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 160 trilyun di tahun 2020. Pertanyaanya berapakah nilai transaksi e-commerce pada tahun 2030 ?.

Data Pengaksesan E-Commerce di Indonesia.

Data Pengaksesan E-Commerce di Indonesia
Data Pengaksesan E-Commerce di Indonesia
Bukti keunggulan e-commerce ini juga ditunjukkan dengan semakin diminatinya beberapa market place (penyedia jasa toko on-line) seperti Lazada, Traveloka, Tokopedia dan lain sebagainya. Data pengkases situs-situs market place menunjukkan angka yang fenomenal, survey yang dilakukan oleh I-PRICCE di kwartal 4 tahun 2018, Tokopedia diakses sebanyak 168 juta kali, Bukalapak diakses sebanyak 116 juta kali, Shopee diakses sebanyak 67.7 juta kali, Lazada diakses sebanyak 58.3 juta kali, Blibli diakses sebanyak 43.1 juta kali, JD id diakses sebanyak 4.6 juta kali, Sedangkan Elevenia diakses sebanyak 3.9 juta kali dan iLotte diakses sebanyak 3.5 juta kali

Memanfaatkan E-Commerce yang Terbesar di ASEAN

Memanfaatkan E-Commerce yang Terbesar di ASEAN
Memanfaatkan E-Commerce yang Terbesar di ASEAN
Bahwa bisnis e-commerce di Indonesia ini sudah lah besar, saat ini sudah terbesar di kawasan ASEAN (Kawasan Asia Tenggara) dan akan semakin besar dari tahun ke tahun. Ayo kita usahakan agar kita pun bisa berpartisipasi dalam mengambil manfaat dan keuntungan dari kesempatan ini, untuk turut aktif dalam menjual produk-produk yangg bisa kita jual melalui e-commerce. Kita bisa menjual produk yang kita produksi sendiri, kita bisa memesan produk orang lain yang kita beri merk kita sendiri, kita bisa menjadi re-seller (orang yang menjual kembali produk dari pihak supplier kepada konsumen) ataupun kita bisa menjadi sebagai drop-shipper.

Apa itu Drop-Shipper ?

Dropp-shipper adalah orang yang menjual produk kepada konsumen dengan memperlihatkan gambar produknya. Bila ada seseorang calon pembeli yang akan memesan produk tersebut, maka drop shipper akan meneruskan pesanan kepada supplier. Barang yang dipesan akan dikirim oleh supplier atas nama drop shipper tersebut.

Melakukan bisnis online bisa dilakukan oleh siapapun, baik yang masih sekolah, yang masih berstatus mahasiswa, bahkan yang sudah berstatus sebagai ibu rumah tanggapun bisa melakukannya. Tidak harus dilakukan di kantor, tidak harus mempunyai toko, tapi bisa dilakukan dimana saja selama ada jaringan internet.



1 Komentar untuk "Sukses Melalui Bisnis Online di Indonesia"

  1. Diera ini banyak yang jadi jutawan bahkan mulyader, infnya menarik sekali gan. Menabh wawasan...terima kash. Salam mediaweb4u

    BalasHapus

jangan melakukan komentar yang spam di sini gays